Why homemade ??

Tergelitik dari rasa ingin tahu saya tentang alasan mengapa pelanggan lebih memilih produk kue buatan rumah, maka saya tergerak untuk menuliskan ini disini. Tentu, dengan sudut pandang apabila saya bertindak sebagai pelanggan.

Seperti yang kita tahu, ada puluhan bakery yang tersebar diseluruh penjuru kota Surabaya. Mau yang sekelas hotel sampai kelas kaki lima, hampir tidak sulit menemukannya. Tapi mengapa, kue buatan rumah / homemade tetap memiliki daya tarik tersendiri dihati para penikmatnya ? Saya coba menanyakan pertanyaan itu pada diri saya, dan saya temukan jawaban yang saya anggap ( mungkin ) sependapat dengan para pelanggan kue buatan rumah.

1. Fresh. Karena dibuat berdasarkan pesanan, kemungkinan kue berusia panjang sebelum diantar sangat minim. Pada beberapa bakery, kue biasanya di-stok sampai kue tersebut dibeli pengunjung. Kita tidak tahu jarak antara kue tersebut dibuat hingga dibeli pengunjung.

2. Aman. Memang, kita tidak pernah tahu bahan apa saja yang dipakai didapur seseorang dalam meramu sebuah makanan/kue. Termasuk apakah si koki atau tukang masak menggunakan bahan pengawet, penguat rasa, bahan bahan yang dapat menimbulkan alergi atau bahkan minuman beralkohol. Tapi hal ini masih bisa dihindari dengan membuat catatan khusus kepada si pembuat kue agar tidak memasukkan bahan bahan tersebut. Hal yang ( mungkin ) tidak bisa dipenuhi oleh beberapa bakery/ toko kue besar. Meski begitu kita juga dituntut harus teliti sebelum mengajukan catatan tersebut kepada si pembuat kue. Karena tidak menutup kemungkinan ada beberapa pembuat kue rumahan yang 'mengabaikan' permintaan tersebut. Terutama apabila kita baru pertama kali memesan. 'Trust' pada pembuat kue sangat memegang peranan disini.

3. Individually & personalized. Hihihi, beribet amat ngomongnya. Maksudnya kue yang kita pesan bisa kita design sesuka hati, tentu disesuaikan dengan kemampuan pembuatnya. "Saya mau kuenya bentuk muka orang abis digebukin... " Coba ajukan permintaan ini ke toko kue/ bakery, wah pasti dipelototin ama yang jaga. Kebanyakan bakery menyediakan performa kue yang pakem, yang siap ditunjuk, dan tentu siap dipesan. Personalisasi mungkin hanya sebatas penambahan kata kata ucapan diatas kue. Selain itu, para pembuat kue rumahan cenderung membebaskan pelanggannya untuk mengajukan permintaan permintaan khusus berkaitan dengan penampilan kue yang akan dipesan bahkan sampai ke detail detailnya. Misal " Saya mau ada lipstiknya warnanya ungu ditaruh diatas meja kaca warna ijo...". Tapi tentu tingkat kesulitan dekorasi akan sangat mempengaruhi harga kue tersebut.

4. Face to face. Kayaknya agak kurang tepat nih penggambarannya. Maksudnya, kita sebagai pelanggan bisa berkomunikasi langsung dengan pembuat kuenya ( meski kadang tidak bertatap muka, lewat facebook pun jadi hihihi...) Ibarat mau potong rambut langsung di handle sama yang punya salon. Perasaan 'istimewa' yang rasanya sulit kita dapat bila kita membeli kue di bakery besar. Yang ada kan pasti ketemu ama pelayan dibalik etalase. ( Kecuali kalau pelayannya cantik/ ganteng, beda lagi rasanya hehehe... ).

5. Quality & Taste. Agak susah ngomongin tentang kualitas, karena biasanya memang yang menentukan kualitas adalah si pembeli. Kualitas pun sangat relatif sifatnya. Tentu sangat berpengaruh pada kemampuan dan profesionalitas si pembuat kue. Meski begitu, para pembuat kue rumahan sebagian besar berusaha menjaga kualitas baik dari segi pelayanan maupun produk. Tampilan yang kadang kadang out of the box menjadi nilai lebih penentu kualitas.

6. Flexibel. Naaah, ini yang paling punya nilai lebih dari pembuat kue rumahan. "Saya mau pesen cake buat minggu depan diantar subuh gitu bisa nggak ?" atau "Tolong ya cakenya diantar tengah malem aja buat suprise". Tentu tingkat fleksibilitas tiap pembuat kue beda beda dan sangat tergantung dengan kebijakan masing masing tukang kue. Tidak semua tukang kue juga bersedia diperlakukan 'fleksibel' apalagi bila sudah mengarah ke perlakuan 'merendahkan' . Hihihi tukang kue juga manusia ya... :D

Kyaknya baru nemu segitu deh jawabannya. Silahkan ditambahin sendiri ya, tentu pendapatnya pasti beda beda :)
 
.: dapurMae.com :. Toko Kue Online Surabaya Design by Ipietoon